Bupati Ketapang: Kerukunan Modal Utama Dalam Pembangunan

Ketapang, InfoKetapang – Bupati Ketapang Martin Rantan, SH., M.Sos. memandang bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal yang sangat berharga bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan merupakan modal utama dalam pembangunan.

Hal itu ia katakan dalam sambutan tertulisnya, dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Heriyandi, M.Si. pada acara pembukaan Workshop Penguatan Moderasi Beragama dan Kerukunan Umat Beragama, di Hotel Aston Ketapang, Jum’at (29/9/2023) malam.

Menurut Bupati kerukunan umat beragama adalah sesuatu yang dinamis yang dapat berubah sesuai dengan perilaku para pendukungnya. Oleh karena itu, perilaku para pemimpin agama dan tokoh masyarakat memegang peranan penting dalam menjaga iklim kondusif.

“Pentingnya hubungan antar umat beragama yaitu hubungan komunikatif yang tidak terbatas pada tokoh agama, akan tetapi melibatkan para tokoh adat, budaya dan pejabat birokrasi pemerintahan,” katanya.

Selain itu, lanjut Martin, Kabupaten Ketapang merupakan salah satu daerah terbuka dan plural, dengan keberagaman etnis, suku, dan agama. Merupakan karunia Yang Maha Kuasa yang harus selalu disyukuri dan dijaga keharmonisannya. Kerena merupakan kekayaan dan aset Daerah.

“Keberagaman yang selama ini kita jaga tampak seperti mozaik yang indah. Kita sudah membuktikan bahwa kita bisa dan mampu melewati beberapa masa krisis kebangsaan, seperti yang pernah terjadi di daerah lain,” ungkap Martin.

Bupati Ketapang berharap, kegiatan yang diselenggarakan DP MUI Kabupaten Ketapang ini dapat meningkatkan kerukunan antar etnis dan antar agama di Kabupaten Ketapang, yang selama selama ini dinilainya sudah terjalin dengan sangat baik.

“Besar harapan saya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam pengembangan kerukunan hidup umat beragama Kabupaten Ketapang. Mari kita bangun kerukunan dan kebersamaan di Kabupaten Ketapang dengan hidup rukun dan damai,” Pintanya.

Baca juga  TMMD ke-166 di Desa Harapn Baru MHS dibuka Sekda Ketapang

Workshop diikuti sebanyak 100 peserta, yang merupakan utusan dari unsur Pimpinan MUI Kabupaten Ketapang, Pimpinan MUI Kecamatan se Kabupaten Ketapang, Pimpinan Ormas dan OKP Islam, Pimpinan lembaga keagamaan Non Islam dan ketua OKP Non Islam.

Mengusung tema “Memperkuat Moderasi dan Kerukunan Umat Beragama Dalam Rangka Menjaga Kondusifitas Kabupaten Ketapang”, kegiatan dua hari ini menghadirkan narasumber Kepala Kantor Kemenag Ketapang, Kapolres Ketapang, Ketua FKUB Ketapang dan Ketua MUI Ketapang.(wd)